Sekolah Impian

A dream school

Selama ini, kebanyakan dari kita menjalani pendidikan yang mewajibkan kita mempelajari belasan subyek. Pada masa – masa tertentu, kita dihadapkan dengan ujian mengenai subjek tersebut. Suka tidak suka, kita harus belajar. Dan masa – masa sekolah saya dipenuhi mimpi buruk waktu itu..

Saya tidak suka Olahraga, tapi harus ikut Olahraga.

Saya tidak suka Kimia, tapi harus ikut Kimia.

Dan banyak lagi.

Pada akhirnya, saya ikut SNMPTN dan lulus di jurusan Bahasa Inggris. Matematika? Kimia? Lupa. Menghitung dengan kalkulator saja jarang sekali saya lakukan.

Lalu apa sistem pendidikan kita sudah benar jika semua siswa dituntut untuk mampu dan ahli dalam semua subjek?

Saya jadi teringat Sekolah Impian yang sejak dulu saya idam – idamkan.

Sekolah Menengah dengan sistem SKS. Ada mata pelajaran wajib, dan ada yang pilihan. Siswa bebas memilih asal SKSnya cukup. Siswa bebas mengulang kapan saja asal lulus tepat waktu. Andai ada sekolah yang menghargai multiple intelligence. Bahwa setiap individu.. memiliki kecerdasannya sendiri.

I believe that the brain has evolved over millionsof years to be responsive to different kinds of content in the world. Language content, musical content, spatial content, numerical content, etc. (Howard Gardner)

 

 

 

1 Comment

I'd Love to Read What You Think about this Post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s