Makan Es Batu Geprokan di Es Teler 77

e162ed29f23e22ef932e

Waktu my hubby-to-be and I discussed ttg dimana kami akan berbuka puasa Sabtu sore ini, saya dengan tegas dan keras keukeuh bilang: Let’s avoid Es Teler 77! Option yg saya kasih ke beliau: tongseng deket rumah, hot plate di Artha Gading, Izzi Pizza, Bakmi Naga Cempaka Mas, dll. Tapi nggak ada Es Teler 77 on the list dengan alasan : Harga yg dipatok nggak sesuai dengan quality!

Es Teler 77 sudah berdiri sejak cukup lama. Termasuk resto lawas deh, before Solaria dkk. Malah dulu Ibu pasti ngajak makan di Es Teler 77 setiap ke MangDu. Dan alasan saya ikut ke Mangdu ya: Es Teler 77.

Sayangnya, dari tahun ke tahun, quality es telernya di franchise manapun keliatan semakin menurun. Dulu es batunya serut punya, lembuuuut banget. Sekarang dimana2 yang ada es batu getokan ala abang2. Malah di franchise Cempaka Mas, es batunya segede2 gaban. Kadang kelapanya tua, kadang juga alpukatnya banyak hitam2nya. Overall, es teler ini cuma terlihat seperti tumpukan nangka, kelapa, alpukat disiram air gula dan dikubur dibawah timbunan es batu yg diberi susu. That’s it. And it costs you 14 rebong. Masih mendingan es teler deket rumah, 7ribu dan buanyak pula.

Bakmienya juga pucat. Roti bakarnya keliatan dibakar formalitas. Nasi gorengnya sering nggak ada rasanya.

So I was thinking.. Masa iya semakin banyak franchisenya dimana2, qualitynya justru semakin nurun?

 

 

 

1 Comment

I'd Love to Read What You Think about this Post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s